The Good Dinosaur (or the Brave Arlo)

Wah ini jadi tulisan keduaku di wordpress ini tentang film, animasi lebih tepatnya. Setelah nulis Hotel Transylvania 2, sekarang aku bakal nulis tentang film Pixar lainnya, The Good Dino. Film ini aku tonton pada saat-saat hectic kemarin, tepatnya H-1 semifinal ISE. Sengaja sih curi-curi waktu di siang bolong bersama dua partner bisnisku (insya Allah, semoga berjalan dan lancar bisnisnya). Sengaja juga nungguin film ini muncul sekalian buat refreshing, karena kita sangat sangat sangat butuh refreshing 😆

Awal tau film ini karena iseng-iseng buka MovieclipsTRAILER. Banyak banget trailer-trailer di akun tersebut. Tapi karena aku tertarik dengan film animasi, jadinya aku cari-cari aja yang terlihat animasi. Hehe, akhirnya nemu deh trailernya si good dino :3 ini nih trailer filmnya yang bikin penasaran

[!!! SPOILER ALERTS]

Film ini menceritakan tentang Arlo (Jack McGraw) yang merupakan saudara dari Buck (Ryan Teeple) dan Libby (Maleah Nipay-Padilla) dimana dirinyalah yang memiliki postur tubuh paling kecil di antara kedua saudaranya dan yang paling penakut semenjak dia lahir. Pekerjaan sehari-harinya adalah membantu kedua orang tuanya menyimpan makanan untuk persediaan saat musim salju tiba.

Suatu hari, keluarga dino tersebut mendapati ada pencurian terhadap makanan yang mereka simpan. Poppa (Jeffrey Wright), ayah Arlo, berencana untuk membuat jebakan kepada si pencuri tersebut. Poppa menyuruh Arlo untuk menjaga jebakan tersebut, hingga ada yang tertangkap dan Arlo harus membunuhnya. Hal ini dilakukan Poppa agar si Arlo mulai bisa memunculkan keberaniannya.

Ketika Arlo sedang menjaga, tiba-tiba sesuatu terperangkap pada jebakan tersebut. Dia takut, dan tidak tega membunuh si pencuri. Akhirnya, si pencuri diloloskan. Poppa pun marah besar kepada Arlo dan mengajak Arlo untuk mengejar si pencuri tersebut. Mendung hingga hujan turun menemani mereka berdua yang sedang mengejar si pencuri. Sepanjang perjalanan, Poppa memarahi dan juga memberi motivasi kepada Arlo agar dia bisa menjadi dino yang pemberani.

Karena terlalu deras hujan yang turun, timbullah badai yang menjadikan tsunami kecil terhadap sungai yang mereka lintasi. Dalam badai tersebut, ayah Arlo memutuskan untuk menghentikan pencarian dan mengajaknya kembali pulang. Namun sayang sekali, ayah Arlo tak bisa lepas dari tsunami kecil tersebut.

Arlo dan keluarga sangat terpukul. Kerja mereka sehari-hari menjadi kurang bersemangat sebab ayahnya telah tiada. Arlo sangat menyesal dengan kejadian tersebut. Hingga suatu saat dia bertemu lagi dengan si pencuri, Arlo bertekad menangkapnya dan membunuhnya.

Kejaran Arlo kepada si pencuri membawanya jauh dari tempat tinggal. Arlo tersesat. Dia ketakutan. Namun di tengah ketakutannya tersebut, dia berhasil bertemu dengan si pencuri tersebut.

Tapi, siapa sangka bahwa si kecil pencuri tersebut mencoba mengajak Arlo berteman dengan memberinya makanan. Awalnya Arlo menolak, hingga akhirnya si pencuri tersebut memberinya berry, Arlo akhirnya menerimanya.

Pertemanan mereka kian lama kian membaik. Hingga akhirnya, mereka berdua berjalan untuk kembali ke tempat tinggal Arlo. Dalam perjalannya, Arlo bertemu dengan dino raksasa yang ingin memiliki si kecil tersebut. Alasannya karena si kecil tersebut sangat berani dan dapat membantunya bertahan hidup. Arlo pun tak rela. Akhirnya mereka membuat permainan untuk memberi nama kepada si kecil, dan barang siapa yang bisa memberikan nama, maka dia berhak memiliki si kecil.

“Spot”, si kecil pun menoleh. Akhirnya Arlolah pemenang dari permainan tersebut dan kini si kecil memiliki nama Spot.

2

SPOOOT!

Arlo dan Spot pun akhirnya melanjutkan perjalanan menuju tempat tinggal Arlo. Dalam perjalanan, mereka sangat banyak diterpa rintangan. Mulai dari yang kecil, hingga besar, yang akhirnya bisa membuat Arlo menjadi pemberani. Apa aja sih rintangan yang paling membuat Arlo berubah menjadi pemberani? Tonton aja langsung ya di bioskop kesayangan Anda 😀

Sampai akhirnya Arlo dapat kembali ke tempat tinggalnya, keluarganya menyambut dengan baik. Dan karena keberanian Arlo yang sekarang sudah melekat di dirinya, Arlo bisa memberikan mark untuk dirinya di sebelah tanda Poppa dan Momma.

Review

Secara keseluruhan sih filmnya bagus. Peringkat di Imdb pun juga lumayan, yaitu 7,3. Hanya saja yang aku rasa aneh, sebenarnya cerita film ini itu lebih menitikberatkan pada keberanian Arlo, jadi aku kurang nangkep dimana “dino yang baik”nya itu. Malah yang menurut aku baik adalah si Spot itu karena sudah membantu Arlo 😀

Karena aku tetap suka dengan film ini, aku kasih nilai 8/10 ya 😉 Gimana nih pendapat kalian?

Advertisements