The Conjuring 2

banner

The Conjuring 2 | Sumber: imdb.com

Di sela-sela kegiatan kerja praktik (KP) yang padat tugas, saya dan teman-teman KP saya menyempatkan diri untuk menonton salah satu film yang sedang booming di Bulan Juni ini, yaitu The Conjuring 2. Sebagai pendatang baru di Kota Jakarta, saya tidak tahu dimana harus menonton film ini (pastinya di bioskop ya). Akhirnya kami cari-cari info tentang bioskop yang berada di sekitar kosan kami.

Ada dua bioskop yang paling dekat, yaitu di Epicentrum Walk, dan di Ciputra World. Bedanya, bioskop yang di Epicentrum ini jauh lebih murah (Rp 25.000 pada Senin-Kamis) daripada di Ciputra World (Rp 35.000 pada Senin-Kamis). Namun jalan menuju Epicentrum ini akan macet di sore hari, sedangkan saya dan teman-teman baru bisa berangkat setelah pulang kantor (jam 15.00, di bulan puasa).

Karena macet tersebut, tranport untuk menuju ke Epicentrum jadi lebih mahal sehingga biaya total (dari nonton hingga transport) jadi lebih mahal dibandingkan Ciputra World. Akhirnya kami memilih untuk menonton di Ciputra World. Saking dekatnya dengan kosan, kami bisa hanya dengan berjalan menuju Ciputra World (jadi bisa hemat biaya).

Oya, Film Conjuring 2 ini mendapatkan rating 8,1 (sumber IMDb, per 18 Juni 2016). Sebelum nonton film ini, saya membekali diri dengan menonton filmnya yang pertama. Sehingga di sini saya tidak lagi kebingungan dengan tokoh-tokoh tetap seperti Ed (Patrick Wilson) dan Lorraine (Vera Farmiga). Jika di film pertama Ed dan Lorraine membantu sebuah keluarga untuk mengusir setan yang ada di rumah mereka, di film ini pun tak jauh berbeda.

Nah untuk ceritanya kurang lebih seperti berikut ini.

[[[ SPOILER ]]]

Film yang disutradari oleh James Wan kali ini berlatar belakang tahun 1977 di Enfield, London. Sebuah keluarga Hodgson yang terdiri dari single mother, Peggy Hodgson (Frances O’Connor), yang mengasuh keempat anaknya, yaitu Margaret (Lauren Esposito), Janet (Madison Wolfe), Johnny (Patrick McAuley), dan Billy (Benjamin Haigh). Mereka tak tahu bila rumah yang mereka tinggali tersebut berhantu. Hingga suatu hari mereka merasakan kejadian-kejadian aneh setelah Janet mengajak kakaknya, Margaret, untuk bermain Ouija (ingat film Ouija? Permainan ini dimainkan dengan pemain mengajukan pertanyaan lalu papan Ouija akan memberikan jawaban. Yang memberi jawaban ini yang misterius. Kalau di Indonesia ya seperti Jelangkung kurang lebih).

Kejadian aneh tersebut dimulai dengan Janet yang tiba-tiba terbangun di ruang TV rumah itu. Kemudian disusul dengan Janet yang berbicara aneh saat akan tidur di hari berikutnya, hingga Billy yang melihat tiba-tiba salah satu ayunan (jumlah ayunan ada dua) di halaman rumahnya bergerak sendiri danΒ  juga dihantui oleh sosok di tenda mainnya setelah dia mengambil minum di malam hari.

Semakin sering kejadian aneh tersebut terjadi, semakin bertambah pula saksi mata. Ada yang percaya dan ada yang tidak. Mereka yang tidak percaya menganggap bahwa kejadian tersebut hanyalah ilusi atau dibuat-buat. Hingga suatu hari, Janet dan Margaret diwawancarai oleh beberapa saksi mata untuk membuktikannya.

beritaboleterkini2016 ga

Saat diwawancara, Janet dirasuki hantu tersebut | Sumber gambar: beritabolaterkini2016.ga

Rekaman itu sampai terdengar oleh Ed dan Lorraine. Mereka pun merasa ingin membantu keluarga tersebut. Seperti biasa, sesampainya di kediaman keluarga Hodgson, Ed dan Lorraine melihat-lihat dahulu kondisi rumah berhantu itu. Lorraine juga mengajak bicara Janet tentang apa yang terjadi di rumahnya (karena di sini Janetlah yang sering diganggu dan dirasuki oleh si hantu).

21cineplex com

Janet dan Lorraine sedang mengobrol | Sumber: 21cineplex.com

Ed dan Lorraine juga melakukan wawancara kepada Janet untuk membuktikan bahwa suara yang keluar dari mulut Janet (saat dirasuki di wawancara sebelumnya) bukanlah main-main. Dan hasil wawancara tersebut nantinya akan dikirimkan pada pendeta gereja agar mereka berkenan untuk mengusir hantunya. Namun saat wawancara kali ini, hantu tersebut tidak ingin bicara bila semuanya menatap Janet. Sehingga mereka pun berbalik badan dan akhirnya si hantu mulai berbicara.

Setelah dua hari Ed dan Lorraine di rumah itu, kejadian-kejadian aneh pun semakin sering terjadi. Mereka memutuskan untuk memasang beberapa kamera di beberapa titik di rumahnya. Di sini, terekam sebuah rekaman dimana Janet sedang seolah-olah memberontak (memberantakkan seisi rumah) secara sadar. Hal ini membuat beberapa saksi yang awalnya percaya (seperti Ed dan Lorraine) akhirnya tidak percaya dan meninggalkan London.

Nah, terus gimana ya keluarga Hodgson? Apakah mereka tertolong? Lihat aja sendiri kelanjutan ceritanya di bioskop πŸ˜€

Eh, mau spoiler lagi nih πŸ˜›

Jadi ternyata hantunya itu bukan yang merasuki Janet, yang mengaku pemilik rumahnya. Hantunya adalah seorang Suster/Biarawati, namanya Valak (nama ini lagi hits nih!!!). Nama tersebut didapat saat Lorraine mimpi di siang bolong, dimana awalnya yang melihat adalah anak Lorraine, yaitu Judi.

koimoi com

Ini pertama kali Lorraine lihat hantunya | Sumber: koimoi.com

Nama hantu tersebut, Valak, menjadi kunci untuk mengusir dan mengembalikannya ke neraka (eh ketauan deh endingnya, wkwk). Tapi kalian harus nonton deh! Seru dan menegangkan banget!!!

Nah di film kedua ini tak melulu horror, lho. Ada kejadian-kejadian lucu juga sampaiΒ  membuat seisi bioskop tertawa. Ada juga adegan dimana Patrick Wilson bernyanyi sambil gitaran lagu Can’t Help Falling in Love nya Elvis Presley. So sweet dan ngademin ati bangeeet ❀ ❀

Beberapa pesan moral yang bisa diambil dari film horor ini adalah:

  • Tidak bermain hal-hal yang berhubungan dengan roh halus (jelangkung, ouija, dan lain-lain).
  • Jangan tidur dengan menggunakan headphone, ini bahaya banget. Karena bila ada kejadian-kejadian bahaya (misal, kebakaran), bisa jadi kita tidak bisa mendengarnya karena tertutup musik melalui headphone tersebut.
  • Saat ingin beli atau pindah tempat tinggal, pastikan tempat tinggal tersebut tidak memiliki sejarah yang menyeramkan. Dan jangan lupa untuk selalu mengadakan pengajian setelah pindah tempat tinggal di rumah baru.
  • Jangan menaruh sembarangan mainan-mainan bersuara, seperti mobil-mobilan pemadam kebakaran. Bisa jadi saat malam hari ketika kita keluar kamar dan ruangan di luar gelap serta kita tiba-tiba menginjak mainan tersebut hingga suaranya keluar, bisa-bisa kita sendiri jantungan di malam hari.
  • Jangan lupa berdoa sebelum tidur.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s