Finding Dory (with Him)

Assalamualaikum.

Alhamdulillah akhirnya bisa nonton film ini di Surabaya. Iya, saya baru sampai di Surabaya Kamis (30/6) kemarin. Tapi bukan berarti penderitaan KP saya sudah selesai, belum kok. Saya dan teman-teman hanya izin untuk pulang ke Surabaya hingga lebaran usai. Hiks Semangat! 🙂

Akhirnya bisa nonton lagi di bioskop kesayangan dengan partner setia tentunya 😀 Karena beli tiketnya di siang bolong, banyak tempat yang masih ijo-ijo. Jadinya saya bisa pilih seenaknya. Biasanya sih yang milih si Mas, berhubung kemarin saya belinya sendirian jadinya saya deh yang pilih. Dan di deretan “D” lah akhirnya saya memilih tempat duduk.

Langsung aja, di sini saya mau SPOILER lagi nih. Ya walaupun mungkin teman-teman sudah banyak yang nonton (karena saya telat nontonnya) gapapa deh, karena post ini juga bertujuan buat nambah-nambahin post aja di blog hihihi~

banner

Sumber: imdb

Seperti judulnya, film ini berfokus pada karakter Dory (Erlen DeGeneres) yang menderita short term memory loss (atau cepat hilang ingatan jangka pendeknya). Diceritakan sejak awal mula Dory masih kecil, dimana orang tuanya, Charlie (Eugene Levy) dan Jenny (Diane Keaton), sangat sabar mengasuhnya. Sadar akan kekurangan yang dimiliki Dory, Charlie dan Jenny khawatir akan kehilangan Dory. Berbagai nasihat pun selalu diucapkan berulang-ulang oleh mereka. Seperti “Ikuti kerang-kerang agar sampai di rumah Dory”, “Pasti ada jalan di setiap masalah” hingga benda favorit Jenny, “Ibu suka kerang berwarna ungu”. Hal-hal inilah yang nantinya dan akhirnya diingat Dory selama perjalanan mencari keluarganya.

teen co id

So Cuteeeee | Sumber dari sini

Berangkat dari film sebelumnya, Finding Nemo, dimana karakter Dory muncul untuk menemani Marlin (Albert Brooks) menemukan Nemo (Hayden Rolence). Di film ini nantinya diceritakan bagaimana akhirnya Dory bisa bertemu dengan Marlin dan bisa menemaninya untuk mencari Nemo.

Hingga suatu hari, Dory merasa bahwa ia memiliki keluarga (dia sebenarnya lupa apa dia punya keluarga atau tidak, namun logikanya ternyata masih jalan, bahwa dia hidup pasti punya orang tua, yang berarti dia punya keluarga). Akibat kekurangan yang dimilikinya, Dory pun mengajak Marlin dan Nemo untuk menemaninya dalam mencari keluarganya. Karena keluarga Dory diperkirakan berada di Teluk Morro, California. Marlin menyadari bahwa tak mungkin mereka sendirian ke sana. Akhirnya mereka memanggil teman-temannya Crush (Andrew Stanton) dan Squirt (Bennett Dammann) dan gerombolannya (ada di Finding Nemo juga) untuk mengantar mereka ke California.

reniabet blogspot ccom

Sumber gambar dari sini

Di sini mereka akan sampai di sebuah tempat bernama Institut Kelautan California, dimana akan identik dengan suara Sigourney Weaver dengan motonya “Rescue, Rehabilitation, and Release“. Salah satu masalah yang diangkat dalam film ini adalah perpisahan Dory dengan Nemo dan Marlin yang menyebabkan Dory akhirnya bertemu dengan kawan baru, Hank (Ed O’Neill), seekor gurita temperamen yang berniat membantu Dory. Eits, tapi niatan tersebut juga karena ia ingin mendapatkan label Dory agar bisa pergi ke Cleveland. Ada juga paus beluga (Ty Burrell) dan hiu paus yang rabun jauh (Kaitlin Olson) yang membantu Dory selama di institut tersebut.

Di sisi lain, Marlin dan Nemo akan dibantu oleh dua singa laut untuk dapat menyusup ke tempat rehabilitasi agar dapat bertemu dengan Dory. Banyak rintangan yang harus dilewati Marlin dan Nemo yang akhirnya membawa mereka untuk dapat memiliki pikiran seperti Dory, apa yang akan dilakukan oleh Dory, yang dapat memunculkan jalan keluar yang solutif namun rada gila~

Selang beberapa menit (selama film) akhirnya Dory bertemu dengan Marlin dan Nemo di sebuah pipa rumit yang ada di institut tersebut. Dari sini mereka terus melanjutkan pencarian kedua orangtua Dory. Apakah Dory akhirnya berhasil menemukan orangtuanya? Saksikan di bioskop kesayangan kamu yaa 😉

Menurut saya film ini bagus bangeett ❤ Film ini memiliki semua sentuhan khas dari Pixar: gambar animasi yang tajam, komedi, karakter yang kuat, dan ceritanya yang hangat dengan berbagai pesan moral di dalamnya. Dibalik keindahan animasi yang sudah tak diragukan ini, inti dari film Finding Dory adalah menceritakan sebuah film keluarga yang mengharukan. Tak lupa dibalut dengan beberapa sekuens yang kocak dari berbagai karakter yang ada untuk menghibur penonton.

Film ini tak se-menegangkan film pendahulunya, Finding Nemo, karena karakter-karakter di sini kebanyakan protagonis. Namun tetap layak ditonton baik dengan keluarga, teman, sahabat, dan yang lainnya.

Beberapa pesan yang bisa diangkat dari film ini:

  • Kasih orangtua yang menerima segala kekurangan anaknya dan tetap sabar dalam mendidiknya
  • “Setiap kekurangan pasti ada kelebihan”, itulah slogan yang diangkat untuk karakter Dory ini
  • Kalau kita juga termasuk orang seperti Dory, yang menderita short term memory loss, ada baiknya kita mengikuti cara Dory dalam mengingat sesuatu: dengan menyebutnya berulang-ulang. Namun cara ini cukup klasik, hehe. Kita bisa menuliskan di sebuah catatan kecil atau HP untuk mengingatnya
  • Di setiap permasalahan, pastilah ada jalan keluarnya. Mungkin kita bisa mencoba berpikiran seperti Dory, what will Dory do? 😆

Yang belum nonton, buruaan! :3

Rating imdb: 8/10 (per 3 Juli 2016)

Rating versi saya: 8,5/10

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s