Keberangkatan ke Lombok

Assalamualaikum.

Di sini saya akan mencoba menceritakan dengan sedikit detil tentang liburan saya dan teman-teman ke Lombok di awal bulan ini, dimulai dari keberangkatan ke Lombok jadi mungkin bisa dipakai buat referensi πŸ˜€ Sebenarnya rencana ke Lombok sudah mulai dibahas sekitar Januari lalu. Hanya saja waktu pertama kali ditawarin sama Oliv, jumlah yang ingin ikut saat itu tidak sebanyak yang sebenarnya. Saat itu rencananya masih saya, Oliv, Ajis, dan Rica. Hingga sampai mendekati hari H, barulah saya tau kalau yang ikut cukup banyak, sekitar 8 orang. Prinsip dari liburan ke Lombok ini benar-benar ngirit, dan bersyukur banget dibantu banyak sama keluarga Oliv, dari penginapan, motor, sampai makan. Bayangkan saja kalau tidak ada keluarga Oliv, mungkin bakalan habis 2 jutaan (atau lebih? Belum ngitung, wkwk).

Baca juga:Β Sakit di Lombok

Jadi selama di Lombok, kami mengendarai motor saat bepergian. Motor teman-teman saya yang laki, diboyong dari Surabaya menuju Lombok dengan kapal. Iya, jadi mereka (yang laki) ke Lombok dengan kapal dari Surabaya. Menurut saya pribadi ini adalah ide yang gila, karena saya nggak bayangin seberapa lama perjalanan laut yang bakal ditempuh dari Surabaya ke Lombok. Belum juga pemandangan yang ada nanti hanya lautan, pasti saya bakal pusing tujuh keliling di kapal. Akhirnya saya (dan Oliv) memutuskan untuk naik pesawat saja. Kalau bicara soal risiko kecelakaan, menurut saya keduanya sama dan semua kan tergantung sama Allah. Jadi meskipun lebih mahal dari naik kapal, saya lebih memilih pesawat karena cepat sampai dan saya jadi tidak perlu mabok-mabok di kapal karena perjalanan yang berjam-jam lamanya. Oh iya, kalau yang ingin tahu, perjalanan kapal yang dilalui teman-teman saya menghabiskan waktu sekitar 20-24 jam.

Ternyata perjalanan laut dengan kapal Ferry dari Surabaya ke Lombok baru perdana Desember 2016 lalu. Hal ini dikarenakan waktu tempuhnya lebih singkat dibandingkan dengan jalan darat. Tapi kalau jalan darat, ujung-ujungnya juga naik kapal kan ya πŸ˜€ Selain faktor itu, ada banyak faktor lain yang juga jadi pertimbangan, seperti mengirit bahan bakar dan biaya perawatan kendaraan. Jadi kalau main hitung-hitungan lebih efisien perjalanan laut daripada darat. Dan lagi, selama perjalanan kita bisa tiduran kan kalau naik kapal, kalau lewat darat harus cari tempat peristirahatan buat istirahat/tidur.

Nah untuk para cewek yang agak rempong ini (saya dan Oliv) kami memilih naik pesawat. Dan tentunya pasti lebih mahal. Kelebihannya hanya lebih cepat sampai saja. Saat itu, ada beberapa biaya tambahan yang harus kami keluarkan untuk perjalanan menuju dan dari bandara. Kami juga menaiki pesawat yang berbeda saat berangkat dan pulang, dan hal ini kami sesuaikan dengan harga paling murah yang available. Saking mau dapat harga yang paling murah, kami sampai memundurkan jadwal balik ke Surabaya, yang seharusnya 15 Februari menjadi 17 Februari.

Awannya tebeeel

Sesampainya di Lombok, ada hal yang berbeda dari Bandara Internasional Lombok (BIL) ini. Di sini terdapatΒ photoboot untuk pendatang bisa berfoto-foto. Banyak sekaliΒ model sertaΒ background dari photoboot nya. Namun saya dan Oliv hanya mencoba yang satu ini πŸ˜€

Eksis duluu

 

Excited πŸ˜€

 

Bagi yang penasaran, ini adalah rincian biaya yang kami habiskan.

Naik Pesawat (Pulang-Pergi)

  • Perjalanan dari ITS ke Bandara (Uber) = Rp56.000,00 + Rp11.000,00 (biaya tol dan karcis masuk bandara). Total Rp67.000,00/kendaraan
  • Tiket pesawat berangkat (Lion Air) = Rp400.000,00/orang
  • Bus Damri dari Bandara ke terminal = Rp25.000,00/orang
  • Taxi dari terminal ke rumah Oliv = Rp41.000,00/kendaraan
  • Bus Damri dari terminal ke Bandara = Rp25.000,00/orang
  • Tiket pesawat pulang (Citilink) = Rp333.333,00/orang
  • Biaya asuransi pesawat = Rp27.000,00/orang
  • Perjalanan dari Bandara ke ITS (Taxi) = Rp150.000,00 + Rp7.000,00 (keluar tol). Total Rp157.000,00/kendaraan (FYI: sekarang kalau dari bandara tidak diperbolehkan memesan transport online jadinya kami naik taxi πŸ˜₯ )
  • Total semuanya = Rp1.075.333,00 (namun biaya per kendaraan itu bisa kami bagi jadi 2, karena kami berdua)
  • Total kalau terhitung per orang= Rp942.833,00/orang

Naik kapal

  • Tiket berangkat (Surabaya ke Lombok) = Rp312.000,00 (untuk 2 orang 1 motor). Kalau untuk 1 orang 1 motor tentunya bakal lebih mahal.
  • Tiket pulang (Lombok ke Surabaya) = Rp305.000,00 (untuk 2 orang 1 motor)
  • Total semuanya = Rp617.000,00 (untuk 2 orang)
  • Total per orang = Rp308.000,00
  • Biaya ini belum termasuk bensin. Kalau bensin kan tergantung masing-masing kebutuhan motornya

Kalau dilihat dari harga, naik pesawat bisa jadi 3x lipat lebih mahal. Namun harga-harga tersebut sangat relatif ya, apalagi harga tiket pesawat yang selalu berubah-ubah. Oh iya, untuk tiket pesawat saya menggunakan aplikasi Traveloka, atau bisa langsung ke websitenyaΒ Traveloka. Sempat langsung mencari di website resmi maskapai kemarin, namun ternyata setelah ditotal jadi lebih mahal. Jadi tergantung ke pribadi juga mau naik apa ke Lombok. Kalau memang kuat dengan perjalanan jauh dan gak sering mabok, lebih baik sih naik kapal. Oh iya, kalau naik kapal saran saya sebaiknya kamu membawa makanan sendiri atau snack yang dibeli di supermarket sebelum naik kapal. Karena harga makanan kalau sudah di kapal bisa sangat mahal (di pesawat juga sih).

Jadi kalau kamu lebih suka naik apa nih?

Advertisements

5 thoughts on “Keberangkatan ke Lombok

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s