Logan (2017)

Assalamualaikum.

Di Sabtu siang yang terik, si Mas mengajak saya untuk nonton film kesukaannya setelah dia mengikuti tes EFL di mantan kampusnya. Kami pun meluncur ke Grand City Surabaya dikarenakan teaternya lebih banyak sehingga memungkinkan kami untuk mendapatkan tiket film Logan.

Saya pernah melihat trailer film ini sebelumnya saat menonton Rings. Sepertinya filmnya seru dan bisa bikin ketawa layaknya film Marvel kebanyakan. Tapi saat nonton kemarin, saya jadinya tidak sering ketawa, melainkan antara ngeri, kagum, sedih, campur jadi satu. Jelas aja, karena genre filmnya action, thriller, sci-fi, dan drama.

Baca juga:ย Captain America (Civil War), X-Men (Apocalypse), dan Warcraft

Sinopsis (SPOILER ALERT)

Film Logan ini memiliki setting film yang cukup jauh, 2029. Di sini, Logan (Hugh Jackman) telah kehilangan kemampuan regenerasinya karena usianya yang makin menua. Dan pada saat itu semua mutan mulai menua dan mulai musnah. Namun dalam film tersebut, Logan masih terlihat bersama Professor Charles (Patrick Stewart) dan Caliban (Stephen Merchant) si mutan albino. Prof. Charles di sini terlihat sudah sangat tua, saya hampir tidak ngeh kalau dia yang dulunya ganteng itu.

Penampakan Charles tua | sumberย FilmBook

Kejadian mulai panas ketika Logan dikenalkan Gabriela (Elizabeth Rodriguez) yang merupakan perawat agen transigen dengan Laura (Dafne Keen). Selain itu, Gabriela juga memohon kepada Logan untuk membawa dirinya dan Laura ke Eden yang berada di Dakota Utara. Alasannya adalah karena pacarnya akan membunuhnya. Namun sering sekali Logan menolak Gabriela. Hingga Gabriela memberi tawaran akan memberikan banyak uang sehingga Logan menerimanya.

Saat Logan masih mengurus Prof Charles yang perlu diberi pengobatan dan perawatan lebih, ternyata Gabriela sudah dibunuh oleh seseorang. Iya, Logan terlambat membawa mereka. Akhirnya Logan membawa Laura ke tempat persembunyiannya. Sesampai di sana, mereka disambut oleh Charles dan Caliban. Charles mengatakan bahwa Laura ini adalah anak yang spesial. Dia bilang kalau Laura ini merupakan mutan seperti Logan, namun Logan mengacuhkannya dan masih bersikap dingin padanya.

Tak lama saat mereka di sana, datanglah sekelompotan cyborg The Reavers yang ingin memburu para mutan kecil hasil rekayasa genetika transigen. Dengan dikomando oleh Donald Pierce (Boyd Holbrook), mereka berhasil menemukan Laura yang sedang asyik makan namun ditinggal pergi oleh Logan dan Charles karena Logan merasa Laura bukanlah siapa-siapa. Namun tak disangka, ternyata Laura berhasil menyerang sekelompok penjahat tersebut. Dan di sinilah Logan baru sadar bahwa Laura bukanlah gadis kecil biasa.

Kalo lagi makan terus diganggu … mati aja!

Semenjak itu, Logan berusaha untuk mengantarkan Laura ke Kota Eden meskipun terkadang masih dengan berat hati. Dalam perjalanan, ternyata Pierce dan timnya sanggup melacak keberadaan mereka dengan bantuan Caliban. Perjalanan pun terasa panjang dan melelahkan, bahkan terasa menyedihkan bagi saya.

Akhirnya mereka bisa sampai di koordinat kota Eden yang telah diberitahu Gabriela. Di sana ternyata banyak sekali teman-teman Laura, anak yang juga merupakan mutan kloningan hasil rekayasa genetika. Setelah mereka berkumpul, mereka berencana untuk melewati suatu perbatasan agar mereka aman dari Pierce. Namun di tengah perjalanan, ternyata Pierce dan timnya kembali menyerang. Bahkan dalam timnya tersebut terdapat kloningan Wolverine dewasa yang sudah diberi kekuatan. Beruntung sekali Logan dan anak-anak mutan tersebut berhasil mengalahkannya. Para mutan tersebut akhirnya bisa melanjutkan perjalanan untuk melewati perbatasan.

Review

Alur cerita dari film ini mudah untuk diikuti, bahkan untuk mereka yang bukan merupakan penggemar atau pengikut cerita Marvel seperti saya. Sepanjang cerita selalu dipenuhi dengan scene yang apik. Bahkan yang membuat saya kagum adalah gambaran luka yang ditunjukkan begitu nyata. Kata Mas yang begitu cukup hafal dengan film-film Marvel, gambar-gambar tersebut jarang dipertunjukkan dan yang ada di film ini sangat detil. Saya sampai ngeri ๐Ÿ˜

Jrooootย ๐Ÿ˜ฏ ๐Ÿ˜ฆ

Saya suka dengan karakter si Laura ini. Mukanya jutek :)) banget. Denger-denger ย susah banget nyari karakter untuk Laura sampai mencari-cari di berbagai negara (tapi ga sampe ke Indonesia ya?ย hiks) Terus akhirnya bertemulah tim kru film ini dengan Dafne Keen yang denger-denger (lagi) masih berumur 12 tahun. Si cantik inilah yang memerankan Laura si penerima kloningan wolverine. Jadi gemes-gemes gimana gitu walaupun galak.

Ada adegan yang bikin rindu sama ayah, yaitu saat Logan bilang “tetaplah di belakangku Laura” (ini dari subtitelnya). Adegan itu terjadi saat pertempuran akhir, dimana si Logan ini membantu para mutan muda saat dikepung Pierce dan tim. Dan kerja sama antara Laura dan Logan ini top banget,ย chemistry nya dapet. Karena itu, film ini juga agak semi-semiย family-hood gitu.ย Endingnya bikin pengen nangis, saat Logan berkata, “Jadi seperti ini rasanya (dipanggil ayah oleh Laura)” ๐Ÿ˜ฅ

โค

Di film ini juga banyak adegan yang membuat miris ๐Ÿ˜ฆ sedih rasanya, tapi saya nggak ingin menceritakan biar kalian lihat sendiri, hehe :3 Karena itu termasuk kejutan-kejutan yang ada dalam film ini. Saya juga hampir lupa bahwa di film ini terdapat adegan-adegan yang dapat memecah tawa karena sudah terpengaruhi adegan-adegan thriller yang membuat saya sering banget menutup mata kayak nonton film horor. Saat Logan dan Laura mulai mengeluarkan cakar dari sela-sela jarinya, saat itulah tangan saya mulai bersiap menutup mata ๐Ÿ˜€

Di samping itu semua, saya agak sebal dengan adegan-adegan di akhir film. Yaitu saat dimana para mutan kecil, selain Laura, tersebut diburu oleh Pierce dan timnya. Mereka tidak memanfaatkan kekuataannya di awal-awal mereka diburu. Baru setelah mereka tersudut, baru deh nyerang. Bahkan saat kembaran Logan (wolverine kloningan yang dewasa) akhirnya dikeluarkan sebagai senjata terakhir, mereka hanya diam saja. Oh tidak, mereka berbuat sesuatu, yaitu membunuh Pierce. Dan sudah. HEYYY!! Si wolverine kloningan dewasa ini kuat banget kenapa nggak dibantu Logan sama Lauranya ๐Ÿ˜ฅ ah sudahlah… mungkin skenarionya memang begitu ๐Ÿ˜†

Overall, film ini bagus banget. Recommended buat ditonton! Serius! ๐Ÿ˜€

Rating

IMDb: 8,7/10 (per 5 Maret)

Rate versi saya: 8,0/10.

Advertisements

16 thoughts on “Logan (2017)

  1. Pingback: Logan (2017)
  2. Nadithaa says:

    aduh kak aku gak bisa baca ini semua, gak mau kena spoiler yang blm kena (eh?)
    jadi aku baca lagi setelah nonton ya, lg 4 harian. BTW aku fans marvel banget jadi so pasti aku sudah nge fans sma film ini, apalagi logan

    Like

  3. Charl says:

    Avidon: I have been hoping for the blockbuster all along. The D12 pipedream does not look good now, and I would love to see other alrentatives for dealing PG, because we need major change. However, I have not seen even the rumor of a trade that did not involve D12, that I thought made us a contender. I go along with the 1+3 tinker trades, because there is nothing better. Other than if we pursue your nuclear option.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s