Air Terjun Gangga, Lombok

[Kiri] Rica, Oyong, Oliv, Saya, Aziz, Alvin, Regi, Asrar

Assalamualaikum.

Di antara sekian banyak pantai yang ada di Lombok, teman-teman dan saya memilih untuk pergi ke tempat air terjun sebagai destinasi pertama kami, sehingga Air Terjun Gangga ini menjadi destinasi kami. Destinasi ini dipertimbangkan juga karena jalan dari tempat tinggal menuju ke tempat tersebut bisa melewati beberapa pantai sehingga memungkinkan kami untuk mengunjungi pantai-pantai tersebut saat perjalanan pulang.

Perjalanan menuju Air Terjun Gangga memakan waktu kurang lebih 2 jam dari tempat tinggal kami. Sebelum kami melakukan perjalanan jauh ini, kami mengisi bensin terlebih dahulu untuk berjaga-jaga agar tidak kehabisan bensin di tengah perjalanan. Karena jalanan yang akan kami lalui juga seperti jalanan menuju gunung, yang menanjak, berkelok-kelok, sehingga besar kemungkinan akan sulit menemukan pom bensin. Dan benar saja, pom bensin berikutnya memang cukup jauh dari pom pertama yang kami lalui.

Tak lama setelah mengisi bensin, ternyata hujan turun. Untung kami membawa jas hujan. Dan perjalanan pun kami lalui dengan mengenakan jas hujan. Saat hujan tersebut hujannya masih galau-galau gitu, antara turun dan reda. Tapi kami sepakat untuk mengenakannya sepanjang perjalanan hingga sampai agar tidak bolak-balik berhenti ketika hujan atau reda untuk sekadar mengenakan atau melepas jas hujan.

Selama perjalanan, kami disuguhkan banyak sekali sawah-sawah, sesekali pantai yang mengintip di ujung jalan, sedikit rumah-rumah dan sekolahan. Jalanan menuju Air Terjun Gangga pun saya rasa sudah bagus, hampir tidak ada jalanan yang rusak sehingga dapat dibilang cukup nyaman perjalanan ini. Dan juga di sini dapat diakses dengan kendaraan apapun, karena jalannya cukup lebar.

Setelah kurang lebih 1,5 jam berlalu, akhirnya kami sampai ke tempat tujuan. Kesan pertama saya adalah tenang. Karena di sana (sangat) sepi (mengingat ini adalah tempat wisata, mungkin karena sudah bukan hari libur πŸ˜ƒ) dan luas sekali halaman parkirnya πŸ˜ƒ dan tepat di depan halaman parkir terhampar sawah hijau yang luas, sehingga sejauh mata memandang warnanya hijau dan birunya langit ❀ Saya suka sekali pemandangan seperti ini karena sangat jarang ditemukan di perkotaan (nasib anak kota).

Hijauuuu ❀

Setelah parkiran terdapat taman kecil dengan bangunan-bangunan kecil yang dipakai menjadi warung. Warung tersebut menjual beberapa makanan ringan (seperti Pop Mie) dan minuman sehingga kalian tidak perlu khawatir lapar setelah menempuh perjalanan jauh, karena sesampainya di sini kalian bisa menyantap Pop Mie yang hangat.

Fasilitas di sini cukup lengkap. Lengkap menurut saya adalah minimal ada toilet dan musholla. Dan di tempat ini ada, namun kurang terawat sepertinya, karena kamar mandinya sendiri pintunya sudah rusak, terdapat lubang ventilasi yang cukup gede 😦 dan airnya pun sangat keruh. Namun tidak untuk jalanannya.

Itu musholla dan toilet

Jalannya lumayan lebar

Untuk dapat melihat air terjun kami harus berjalan kaki. Jalanannya cukup lebar dan sudah cukup rapi walaupun ada beberapa titik yang sudah rusak. Namun jangan khawatir, perjalanannya tidak berbahaya karena tidak ada jalanan yang menanjak atau sebagainya. Di samping jalanan terdapat sungai yang mengalir dan alirannya saat itu cukup deras. Dari sini sudah ada firasat nggak enak, wkwk. Dan ternyata setelah sampai di air terjunnya, beh. Bukan seperti air terjun yang kami lihat, tapi air bah πŸ˜† Dereeeees sekali airnya. Saking deresnya kami tidak bisa melintasi dan berfoto ria di jembatan tepat di depan air terjun 😦 padahal kalau tidak deres, spot tersebut sangat photoable sehingga amat disayangkan.

Air Bah Gangga

Karena tidak bisa ngapa-ngapain di sana, akhirnya kami langsung kembali. Namun ternyata kami menemukan jalanan menuju ke rumah pohon. Jalanan kali ini dapat saya katakan berbahaya, karena seperti mendaki gunung, jalanannya masih berupa tanah dan menanjak.

Bagi yang sudah baca tulisan sakit di Lombok saya sebelumnya, saya rasa sudah tahu apa yang terjadi di sini. Saya tidak biasanya tidak kuat menanjak saat itu. Rasanya seperti kehabisan napas, pusing, sampai hampir pingsan dan saya terpaksa menjatuhkan diri untuk duduk agar tidak sampai pingsan. Juga saat itu tiba-tiba gerimis datang lagi, sehingga saya dan teman-teman terpaksa menghentikan pendakian ke rumah pohon ☹ *enggak sih, sepertinya karena saya nggak kuat aja makanya kami kembali turun, maapkan, huhu*

Sisa waktu sebelum kami pulang dihabiskan dengan foto-foto di gazebo dan di halaman parkir. Terlepas dari saya sakit, saya cukup senang dengan destinasi pertama ini karena pemandangan dan hawanya sangat menyejukkkan. Cocok sekali untuk yang mencari ketenangan di tengah penat dan panasnya kota. Kalau kalian lagi fit, wajib dicoba mendaki ke rumah pohon, karena menurut sumber dari internet maupun Instagram tempat tersebut sangat bagus.

Numpang narsis | photo by: Rica

Bunga bungaaa | photo by: Rica

Namun yang sangat saya sayangkan, karena masih musim hujan, air terjunnya jadi seperti air bah, jadi kurang bisa dinikmati dan difoto-foto tentunya. Juga fasilitas seperti toiletnya saya harap bisa lebih diperbaiki dan dirawat agar para pengunjung bisa nyaman menggunakan fasilitas tersebut. Bagi pengunjung juga jaga kebersihan ya, buang sampah pada tempatnya!

Info:

Tanggal main: 11 Februari 2017

Lokasi: Dusun Kertaraharja, Desa Genggelang, Gangga, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat

Tiket masuk: Rp5.000,00 / orang

Parkir (motor): Rp5.000,00 / motor

Nb. Saya sebenarnya kurang hafal harga tiket dan parkir motor, karena total yang dibayar waktu itu Rp55.000,00 (8 orang dan 4 motor), sepertinya didiskon 5rebu.

Advertisements

9 thoughts on “Air Terjun Gangga, Lombok

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s