Guardian of the Galaxy Vol. 2

Assalamualaikum.

Pada hari minggu kuturut ayah ke kota. Naik delman istimewa kududuk di muka, di samping pak kusir yang sedang bekerja mengendali kuda supaya baik jalannya. Hayo siapa yang bacanya sambil menyanyikan lagunya? ๐Ÿ˜€ hehe *opening yang nggak jelas* *padahal juga nggak nyambung sama isi postnya*

Hari Minggu kemarin saya dan mas kembali menonton film sukaannya mas, dan sepertinya juga sudah menjadi kesukaan saya juga. Yak… apalagi kalau bukan film dari Marvel, yaitu Guardians of The Galaxy Vol.2! Saya sebenarnya lupa-lupa ingat sama film ini. Yang saya ingat hanya si Groot dengan kata-kata khasnya *yang pada nonton pasti tau lah* Tapi karena di samping saya ada penggemar (lumayan berat) Marvel, jadinya saya bisa flashback film sebelumnya. Tentang siapa itu para penjaga galaksi, si bajak laut (Ravagers), dan aktor-aktor yang terlupa seperti Yondu. Bagi yang belum nonton dan penasaran, ini dia teasernya!

Baca juga:ย Logan (2017)

Sinopsis

Di awal film akan disuguhkan pertandingan antara penjaga galaksi dengan makhluk menjijikkan (menurut saya). Keberhasilan penjaga galaksi dalam pertarungan tersebut membuahkan pembebasan Nebula (Karen Gillan), adik dari Gamoraย (Zoe Saldana) yang menjadi tahanan Planet Sovereign. Planet ini serba emas, sampai manusia-manusianya dari ujung rambut sampai lapisan tanah paling dalam pun berwarna emas *berlebihan*

Drax melawan monster aneh

Setelah mereka keluar dari planet tersebut, ternyata mereka diserang oleh pasukan dari planet emas. Yang menarik adalah, para pasukan tersebut tidak benar-benar mengendalikan pesawat tempurnya, melainkan (sambil bayangin ya!) seperti orang yang sedang bermain mobil-mobilan atau pesawat-pesawatan di Timezone atau tempat bermain lainnya. Para penjaga galaksiย hampir kewalahan namun beruntung mereka ditolong oleh sebuah kapsul dengan adanya seorang lelaki di atasnya. Meski mereka selamat, pesawat mereka tetap rusak dan akhirnya jatuh ke sebuah planet antah berantah yang saya tidak tau namanya.

Tak lama kemudian, pesawat kapsul tersebut juga turun ke tempat mereka terdampar. Lelaki tua tadi pun memperkenalkan diri sebagai ayah dari Peter Quill (Chris Pratt), namanya Ego(is) (Kurt Russel). Jelas kaget banget kan si Peter karena dia sama sekali tidak tau soal ayahnya. Seusai dia ditinggal Meredith Quill (Laura Haddock), ibu Peter, ia dititipkan sang ayah kepada Yondu sehingga Peter tak banyak tau soal ayahnya.ย Kemudian Ego mengajak Peter ke Planet Ego, yang merupakan planet yang dia buat sendiri. Peter tidak pergi sendirian, melainkan bersama dengan Gamora dan Drax (Dave Bautista). Planet tersebut sangat indah dan canggih, namun sangat sepi. Mungkin hanya ada Ego dan Mantis (Pom Klementieff), seperti asisten pribadi Ego.

Di planet tersebut, Ego menceritakan kehidupannya kepada Peter, yang membuat Peter semakin yakin bahwa dia adalah benar ayahnya. Namun berbeda dengan Gamora. Lambat laun ia mulai merasakan kekhawatiran dan keanehan pada Ego. Dan hal tersebut semakin diperjelas dengan ditemukannya banyak tulang belulang yang tersembunyi di salah satu goa. Gamora pun langsung memaksa Mantis untuk mengungkapkan siapa dia dan Ego!

Ego dan Peter

Namun terlambat! Setelah Gamora dan Drax tau yang sebenarnya, Peter sudah dalam kekuasaan Ego. Ternyata dibalik kemunculan Ego setelah bertahun-tahun lamanya, dia menginginkan Peter untuk berkolaborasi dengannya dalam hal kejahatan. Seperti apa kolaborasinya? Dan bisakah para penjaga galaksi menaklukan Ego? Sedangkan saat pertandingan dengan Ego, mereka juga dikepung oleh pasukan emas yang jumlahnya jauh lebih banyak dari sebelumnya. Tonton sendiri ya kelanjutannya, apalagi kalau kangen dengan Groot, karena di sini dia sangat menggemaskan!!! *PENGEN BAWA PULANG* ๐Ÿ˜€

Review

Film ini super duper menggemaskan karena hadirnya Groot, apalagi saat masih kecil-kecilnya gitu ๐Ÿ˜ฆ wkwk. *oke serius* Menurut saya film ini tidak terlalu berhubungan dengan film sebelumnya, hanya saja untuk karakter masing-masing tokoh tetap berhubungan. Bagi yang belum menonton, atau lupa seperti saya, pasti akan bingung apa itu Ravagers, Yondu, bagaimana munculnya si bayi Groot atau si rubah Rocket *eh ini ga penting sih* Alur filmnya benar-benar lurus, hm, maksudnya bisa diikuti dengan baik seperti film pada umumnya.

Sepanjang film selalu diselingi dengan lelucon sehingga film ini tidak membuat saya tertidur di bioskop. Saya sangat suka dengan lelucon yang disajikan setiap tokohnya, apalagi saat adegan Rocket (dan Yondu) dengan Baby Groot. Baby Groot ini super menggemaskan, susah diarahkan, dan bisanya cuma bilang “I am Groot”! Adegan ini terjadi saat Rocket dan Yondu dalam tahanan. Saat itu, Yondu memiliki ide untuk membuatnya dan Rocket bisa bebas, namun satu-satunya yang bisa mengeksekusi ide tersebut adalah si baby Groot. Yondu sampe kesal memberi petunjuk pada baby Groot, sedangkan saya ketawa ngakak sampai gemeees banget sama Baby Groot ๐Ÿ˜† Namun di akhir film, Baby Groot ini menjadi pintar โค

Selain suka sekali dengan Baby Groot, saya juga suka dengan Rocket. Dia itu songong, tapi berpendirian dan sayang sama temannyaย (keluarganya), paraย penjaga galaksi. Saya juga suka dengan Mantis. Dia memiliki kemampuan empati (kalo gak salah ingat) dan dengan antena di kepalanya, dia dapat merasakan apa yang dirasakan oleh seseorang saat dipegangnya. Selain itu, Mantis ini cantik dan lembut. Saya jadi heran kenapa Drax (awalnya) bilang “tidak suka” dengan Mantis. Padahal emang Mantis juga suka apa sama Drax, kegeeran emang!ย wkwk *kok sinis* Tapi akhirnya mereka jadi kompak waktu melawan Ego.

Drax dan Mantis selalu bersama *ciee*

Meski film ini berjenisย action, adventure,ย danย sci-fi, film ini juga menampilkan beberapa dialog dan adegan romantis. Salah satunya adalah saat Peter dan Gamora berdansa (EH,ย gakย spoiler kan!?)

Jujur saja, awalnya saya mengira Ego adalah tokoh yang protagonis dalam film ini dan dia membantu para penjaga galaksi untuk melawan planet emas. Karena seperti yang saya bilang di sinopsis, pasukan planet emas sedang menyerang para penjaga galaksi. Tapi ternyata planet emas tersebut bukanlah lawan dari para penjaga galaksi dalam film ini, melainkan adalah Ego, ayah Peter. Saya jadi KZLย sama si Ego(is) ini saat tau ide busuknya, memanfaatkan Peter pula! Tapi saya masih bingung, kenapa ya Mantis ini kok menolong para penjaga galaksi, padahal dia itu adalah (semacam) asisten pribadinya Ego? *jawab plis yang tau*

Namun akhir film ini mengingatkan saya pada film Big Hero 6, dimana ada seseorang yang merelakan nyawanya untuk menyelamatkan orang lain (siapa hayo?) Saya sediiiiih banget pas adegan ini, pengen nangis tapi ga keluar air matanya ๐Ÿ˜ฆ Saya juga sempat ikutan sedih saat Baby Groot memasang wajah sedih ๐Ÿ˜ฆ *Babyย Groot lagi*

Sedih kan ๐Ÿ˜ฆ

Jadi kesimpulannya film ini bisa mengaduk-aduk emosi saya, dari seneng sampe ketawa, gemes karna ulah Baby Groot (dan yang lain juga), sedih, sampai kezel. Film ini juga punya kejutan yang sayang untuk dilewatkan, jadi nggak nyesel deh kalo lihat film ini!

GEMES MAKSIMAL

Rating

IMDb: 8,2/10 (per 3 Mei 2017)

Rate versi saya: 8,3/10

Advertisements

11 thoughts on “Guardian of the Galaxy Vol. 2

  1. puputs says:

    ini kemarin baru liat.. dan komedi banget yak filmnya, cuma sayang grootnya anti klimak banget, padahal keliatan lugu agak bodo… eh tapi knp akhirnya dia jadi pinter nyalain bom yak

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s