Pengalaman Belanja di Bukalapak

Assalamualaikum.

Sebagai remaja (eh umur 21 masih remaja kan? πŸ˜ƒ) yang hidup di era teknologi, tentunya saya pernah berbelanja online. Di Indonesia sendiri banyak sekali e-commerce yang bisa dimanfaatkan untuk berbelanja dengan keinginan batin yang begituΒ malas gerak (mager), seperti Zalora, Bukalapak, Tokopedia, Shopee, HijUp, Lazada, bahkan di Instagram pun bisa digunakan untuk melakukan belanja online. Saya sendiri pernah melakukan transaksi di Zalora, Bukalapak, Shopee, dan Lazada. Alhamdulillah, semua transaksi yang saya lakukan pada e-commerce tersebut berjalan lancar. Tapi pada pos kali ini, saya akan berfokus membahas pengalaman berbelanja di Bukalapak.

Sebenarnya saya adalah orang yang masih ragu untuk berbelanja online di marketplace seperti Bukalapak. Karena di Bukalapak, pengguna bisa dengan mudah menjadi penjual, baik yang benar-benar terpercaya ataupun yang mempunyai niat buruk hanya menginginkan uang yang banyak saja. Tapi entah gimana, barang pertama yang saya beli di Bukalapak malah barang elektronik yang harganya sangat mahal (bagi saya). Sebenarnya saya juga direkomendasikan oleh teman untuk membeli barangnya di Bukalapak, akhirnya dengan hati-hati (dan bismillah) saya pun berangkat membeli.

Sebenarnya, aman tidaknya transaksi itu bergantung pada seller/buyer -nya, apakah bisa dipercaya atau tidak

Saat pembayaran via transfer sudah saya lakukan, saya pun intens mengirim pesan pada penjual. Biasa, masih was-was. Beberapa hari kemudian, barang pun sampai di rumah teman saya. Saya sengaja mengirim ke alamat rumah teman saya karena waktu itu saya masih kos di Jakarta. Saya pun girang dan menyuruh teman saya membuka barang dan mencobanya. Alhamdulillah, kata teman saya barangnya dalam kondisi baik dan bisa berfungsi. Saya pun segera melakukan update bahwa barang yang saya pesan sudah saya terima pada aplikasi Bukalapak agar penjual dapat menerima uang dari saya.

Sejak saat itu, saya jadi lumayan sering melakukan transaksi di Bukalapak karena penjual pertama yang melayani saya telah memberikan kesan yang baik dalam bertransaksi di Bukalapak. Terakhir kali di awal bulan Ramadhan ini saya melakukan transaksi, yaitu membeli case untuk smartphone saya. Pengirimannya cepat sekali, saya kira bakal sampai antara Selasa (30/5) atau Rabu (31/5), ternyata Minggu (28/5) barang sudah sampai.

Jadi kalian nggak perlu ragu untuk bertransaksi di Bukalapak, karena menurut saya transaksinya aman. Selain aman, belanja di Bukalapak juga menyenangkan menurut saya dan kalau boleh merangkum, berikut ini 5 hal yang menjadikan saya menyukai transaksi di Bukalapak.

Menggunakan rekening bersama

Ini penting banget dan seperti menjadi kunci keamanan dalam bertransaksi online. Dengan adanya rekening Bersama, penjual tidak akan menerima uang dari barang yang dijual sebelum pembeli sudah menerima barangnya. Dan hal ini yang membuat saya berani melakukan pembelian barang elektronik di sini.

Fitur chatting dengan pelapak

Fitur kayak gini ini penting bagi orang yang malas memberikan kontak (nomor HP) sebelum transaksi deal seperti saya. Jadi kita bisa langsung menghubungi pelapak untuk bertanya ketersediaan barang yang dijualnya, dan lain-lain. Bagi penjual, ini juga penting agar semua pertanyaan ada di satu tempat, yaitu melalui chatting ini.

Fitur Bukadompet untuk pembayaran lebih mudah

Saldonya dikit /*_*\

Bukadompet ini menurut saya juga cukup penting, apalagi bagi saya yang tidak punya kartu kredit atau m-banking. Dengan mengisi saldonya, saya bisa berbelanja bahkan di malam hari dan melakukan pembayaran dengan cepat sehingga barang bisa cepat juga dikirimnya. Selain itu, saldo di Bukadompet juga bisa dicairkan ke ATM lho! Jadi nggak perlu takut kalau uang bakal nyantol di akun Bukalapak terus.

Banyak kategorinya

Lebih dari 15 kategori ada di Bukalapak. Mulai dari pakaian, mainan, pulsa, listrik, elektronik dan lain-lain. Selain itu sering juga pelapak menawarkan diskon dalam jangka waktu tertentu. Jadi rajin cari-cari aja barang serupa dengan harga termurah 😝

Kadang dapet rezeki πŸ˜›

Nah betul ini. Saya sudah dua kali dapet rezeki dari Bukalapak. Bukan karena jualan saya ada yang beli, tapi karena saya beli namun tidak bayar 😝 Ini terjadi saat saya beli paket data. Kejadian pertama sudah pernah saya ceritakan di sini. Kejadian kedua yaitu saat saya membeli paket data dan sudah masuk di nomor saya, tapi Bukalapak malah memberikan informasi bahwa transaksi saya gagal sehingga uang saya dikembalikan. Alhamdulillah kan, rezeki anak sholehah 😝😊

Tapi semua juga kembali kepada diri masing-masing ya. Baik pembeli ataupun penjual, usahakan untuk jujur dalam bertransaksi supaya barang atau uang yang didapatkan berkah dan bisa memberikan kesan positif dalam dunia belanja online. Saya sendiri puas belanja di Bukalapak. Kamu gimana? πŸ˜ƒ

Advertisements

4 thoughts on “Pengalaman Belanja di Bukalapak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s