Bukber dan Kemacetan

Assalamualaikum.

Masih Bulan Ramadhan nih. Btw, sudah berapa kali teman-teman ikut acara buka bersama (bukber)? πŸ˜€ Saya pribadi baru dua kali yang benar-benar buka bersama yang terencana. Yang pertama saat bukber bareng teman kampus di Lumer Klampis (ini terencana) dan baru-baru ini ada acara bukber bareng teman-teman waktu SMA di salah satu rumah teman. Sisanya langsung spontan bersama teman kampus di Pasar Ramadhan Bunderan ITS. Terhitung masih sedikit ya, saya justru bersyukur karena jadinya nggak terlalu menghabiskan uang, hehe. Tapi yang terpenting adalah momen kumpul bersama temannya, saling kumpul dan bercerita random apalagi yang sudah lama tak berjumpa.

Kali ini saya ingin bercerita tentang bukber bareng teman SMA. Acaranya Jumat (16/6) kemarin dan diadakan di rumah teman yang berada di daerah Ketintang Surabaya. Warga Surabaya pasti tahu kalau jalanan daerah Jagir-Wonokromo sudah seperti Jakarta. Macet parah! Apalagi di jam-jam pulang kantor. Tua di jalan beneran!

Macet parah

Kebetulan kemarin waktu bukber, saya pergi ke kampus dulu untuk berangkat bareng Marina (teman kampus yang juga teman SMA). Kami akhirnya bareng juga sama Dimas dan Fahmi buat bantu bawa makanan yang dipesan di daerah Kertajaya. Waktu itu kami ketemunya sudah sekitar pukul 5 sore! Bayangin, padahal 15 menit lagi sudah waktu berbuka :)) *jangan ditiru ya* Dan ternyata kami bernasib buruk. Kami terkena macet parah sejak dari Jalan Ngagel sampai Wonokromo. Saking macetnya, kami tiba di rumah teman sekitar pukul 6 sore, jadi kurang lebih 1 jam kami di jalan.

Macet paling parah itu terjadi di sepanjang jalan Darmokali ke arah DTC. Kendaraan benar-benar majunya sedikit-sedikit banget. Untungnya kami menggunakan motor sehingga bisa nyelip-nyelip dikit. Tapi karena parahnya, adzan Maghrib pun sampai berkumandang. Saya dan Fahmi pun mampir ke Indomaret sebentar buat beli minum (Fahmi sih yang beli, wkwk). Perjalananpun dilanjutkan tetap dari Darmokali dan sampai di rumah teman saya jam 6an, jadi menempuh sekitar 30 menit ☹

Sesampainya di rumah teman saya, ternyata sudah ada beberapa teman yang sudah datang. Berbagai makanan ringan pun sudah dihidangkan, yang berat soalnya baru datang πŸ˜€ Saya pun langsung mencicip-cicip keripik (suka banget!) dan risoles. Wah rasanya nikmat, setelah melewati perjalanan yang cukup lama padahal tidak terlalu jauh. Sebenarnya ada juga lapis kukus keju, gorengan, dan yang agak aneh koloke dijadikan takjil juga (dimakan tanpa nasi) karena belinya kebanyakan.

Setelah salat, teman-teman saya yang lain mulai berdatangan dan akhirnya rumah sudah cukup ramai. Sambutan pun dilakukan sama Dimas sebagai ketua kelas XII IPA 1. Tak lama kemudian, sesi makan dimulai, YUM! Awalnya pengambilan makan mau diurut mulai dari nomor absen 1 saat kelas XII. Ya kali, saya lupa-lupa ingat. Untungnya saya ingat waktu ujian saya duduk di bangku ke-5 yang mengular dari kiri ke kanan. Tapi karena Catur tidak hadir dan Chintia tidak berpuasa, yang mana mereka adalah absen nomor 3 dan 4, akhirnya saya kedapetan giliran mengambil makanan lebih cepat.

Makanan yang tersaji adalah nasi goreng ayam, koloke, cap cay, bakmi, dan telor dadar. Minumannya ada air putih dan es kopyor. Namun karena rasanya saya sudah cukup kenyang akibat makan takjil yang berlebih, saya hanya mengambil sedikit porsi. Saya pun mengambil nasi goreng, cap cay (brokoli doang), dan sedikit bakmi dan minum es kopyor. Setelah saya, urutan mengambil makanan sudah tidak terlalu teratur, wkwk. Jadinya bebas deh yang mau ngambil silakan ambil.

Nah setelah sesi makan selesai, kita ngobrol-gobrol random. Sebenarnya ada agenda dimana kita bercerita tentang kesibukan masing-masing saat itu dan berurutan sesuai tempat duduk. Karena saya dekat dengan moderator (ketua kelas), jadinya saya bercerita di urutan yang kedua. Saya pun cerita kalau sedang mengurus keperluan yudisium sama lamar-lamar kerja saja. Dan alhamdulillah akhirnya didoakan supaya cepat dapat kerja, terima kasih banyak πŸ˜€ Setelah saya, ada Astrid dan Roro yang bercerita. Tapi setelah itu langsung skip sebelah Roro dan dilanjut oleh Vancha yang kebetulan keburu pulang karena sudah larut malam (sudah sekitar jam 8an). Sebelum Vancha pamit, kami pun foto bersama terlebih dahulu, mumpung masih ramai. Dan sesi foto pun berlangsung cukup lama…

Salah satu hasil foto

Beberapa menit kemudian, sesi foto selesai, dan agenda yang tadi sebelum foto-foto pun hangus, wkwk. Semua pada ngobrol sendiri-sendiri lagi. Saya pun ikutan nimbrung sambil nyemilin keripik πŸ˜† Tapi nggak lama kemudian, saya dan Marina izin pamit karena sudah mau jam 9 sedangkan motor saya masih di kampus sehingga harus balik ke kampus terlebih dahulu.

Rasanya enak sih kalau bukber bareng teman di rumah teman, bukan di tempat makan tertentu atau mal. Karena waktunya lebih fleksibel, cerita-cerita jadi lebih enak juga, dan banyak pilihan makanan! Bukber kemarin seru dan ramai. Semoga saya dan teman-teman bisa bertemu kembali di buka bersama tahun depan ya 😊 Semoga bisa sewa tempat mehong, duitnya hasil kerja masing-masing πŸ˜€

Bonus πŸ˜› | Mohon maaf lahir dan batin πŸ™‚

Β 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s